Cara Mudah Investasi Emas buat Pemula: Apakah Untung?

Cara Mudah Investasi Emas buat Pemula: Apakah Untung?

Punya penghasilan tetap saja tidak cukup. Untuk mengamankan masa depan, kamu juga perlu mulai mencoba investasi. Jenis investasi pun bermacam-macam. Mulai dari deposito, investasi saham, reksa dana, hingga investasi emas.

Nah, investasi emas belakangan ini sedang ngetren di kalangan masyarakat. Pasalnya emas tetap mengalami kenaikan harga, bahkan di masa susah seperti pandemi COVID-19 ini. Namun, investasi emas pun tidak bisa sembarangan.

Jadi, gimana cara investasi emas yang aman? Cek tipsnya berikut!

5 Tips Cara Investasi Emas yang Wajib Diikuti

1. Buat Tujuan Investasi

Investasi bisa menjadi berantakan jika tidak mempunyai tujuan, target, atau tenggat waktu. Karena itu, cara investasi emas yang baik dimulai dengan membuat tujuan investasi kamu.

Ada banyak tujuan investasi yang kamu pilih:

  • Keliling dunia;
  • Beli rumah;
  • Uang buat lanjut S2;
  • Persiapan menikah;
  • Modal awal berbisnis;
  • Membahagiakan orang tua;
  • Pendidikan anak di masa depan; atau
  • Dana pensiun kamu nanti saat tua.

Setelah menetapkan tujuan, buatlah estimasi atau perkiraan uang yang perlu dikumpulkan. Kamu bisa bertanya kepada ahli atau mencari sendiri di Google. Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan target kamu berapa.

2. Sering Cek Harga Emas

Cara investasi emas yang kedua adalah mulai memantau harga emas. Kamu bisa mengecek harga emas melalui berbagai cara. Banyak situs di internet atau aplikasi yang memberikan informasi ini.

Memangnya kenapa perlu cek harga? Walaupun emas terbilang stabil naik, tetapi kadang emas juga mengalami penurunan. Untuk mengecek trennya, apakah sedang naik atau turun, kamu harus mengecek harga emas.

3. Cek Tempat Pembelian Emas: Apakah Terpercaya?

Pastikan tempat pembelian emas kamu sudah resmi. Ini berarti emas yang dijual disertai surat dan sertifikat resmi. Salah satu tempat beli emas yang lumayan populer adalah PT ANTAM. Perusahaan yang satu ini merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) jadi lumayan terpercaya.

Pilihan BUMN lain adalah kamu bisa membuka rekening tabungan emas melalui PT Pegadaian. Kamu juga bisa membeli dan buka tabungan emas melalui bank. Karena itu, coba untuk tanyakan bank kamu apakah mereka menyediakan penjualan emas.

4. Cara Aman Menyimpan Emas

Investasi emas tidak sekedar hanya membeli, tapi juga cara penyimpanan yang tepat. Cara paling mudah untuk melakukan ini adalah menyediakan brankas di rumah.

Namun, jika kamu tidak yakin atau tidak punya brankas, kamu bisa menitipkannya di bank. Biasanya bank menyediakan layanan Safe Deposit Box (SDB). Memang ada tambahan biaya yang kamu keluarkan, tetapi SDB jauh lebih aman dan bisa dipakai untuk menyimpan barang berharga lainnya, seperti sertifikat rumah.

5. Buat Mindset Jangka Panjang

Kamu juga perlu ingat bahwa emas sangat berbeda dengan saham. Mungkin jika kamu terbiasa investasi saham, kamu akan ingin buru-buru menjual emas ketika sedang naik. Tetapi investasi emas cenderung investasi jangka panjang di mana kamu menunggu hingga 5-10 tahun sebelum menjual.

Karena itu, kamu membutuhkan kesabaran. Hasil yang kamu tuai dari investasi emas masih jauh di masa depan. Tapi percayalah bahwa hasil itu bisa membawa keuntungan buat kamu.

Apakah Investasi Emas Untung?

Investasi tentunya mempunyai risiko. Tetapi risiko dari investasi emas, terutama jika kita berbicara jangka panjang, cenderung lebih rendah dari instrumen investasi lainnya.

Jadi, apa saja sih keuntungan investasi emas?

Gampang dicairkan

Ketimbang jenis investasi lain, emas cukup mudah untuk dicairkan. Jadi jika kamu butuh uang tunai dadakan, kamu bisa menjualnya langsung.

Perlindungan saat krisis

Harga emas cenderung naik secara stabil. Bahkan di tengah krisis ekonomi akibat COVID-19 saja, emas malah mengalami kenaikan yang signifikan. Jika dibandingkan dengan uang tunai atau jenis investasi lain, emas tidak terpengaruh oleh krisis yang ada.

Itulah dua keunggulan emas. Namun, bukan artinya kamu perlu menaruh semua uang kamu di dalam investasi emas. Pastikan kamu juga sudah memenuhi kebutuhan bulanan kamu, serta mempunyai dana darurat cadangan dan asuransi untuk risiko tak terduga.

Jika kamu punya uang lebih, baru kamu bisa investasi emas. Cobalah untuk diversifikasi dengan berinvestasi dalam instrumen yang lain. Dengan begitu portofolio investasi kamu pun beragam dengan keuntungan dan risiko yang berbeda-beda.