Waspadai Penyakit Akibat Kerja yang Sering Menyerang Karyawan

Waspadai Penyakit Akibat Kerja yang Sering Menyerang Karyawan

Menurut World Health Organization (WHO), penyakit akibat kerja bisa diartikan sebagai gangguan kesehatan yang muncul akibat faktor risiko pada lingkungan pekerjaan. Misalnya, pekerja konstruksi berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran karena lingkungan yang bising.

Yuk, kenali lebih jauh tentang jenis penyakit yang kerap diderita karyawan berikut ini.

  1. Asma

Asma biasanya disebabkan oleh bahan-bahan iritan seperti klorin, debu, dan asap. Penyakit ini menyerang pekerja di industri pengolahan kertas, pekerja konstruksi, dan pemadam kebakaran.

Sementara itu, asma kronis biasanya disebabkan oleh bioaerosol, lateks, tanaman dan binatang, bahan kimia dari cat. Umumnya dialami petugas kesehatan, petani dan peternak, hingga pelukis.

  1. Penyakit paru obstruktif kronis

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah penyebab kematian terbanyak nomor empat di dunia sekaligus penyakit akibat kerja yang umum terjadi. Penyebab utamanya yaitu asap dan uap dari pabrik. Pekerja yang mengalami PPOK umumnya mengeluh sesak napas, batuk, dan napas berbunyi nyaring.

  1. Carpal tunnel syndrome

Yaitu penyakit yang terjadi karena saraf median di telapak tangan mengalami tekanan berlebih. Kondisi ini menyebabkan tangan terasa lemas dan kesemutan hingga kebas. Contoh penderitanya seperti pekerja kantoran atau dokter gigi.

  1. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak akibat pekerjaan dibagi menjadi dua, yaitu karena iritan (karena paparan bahan kimia seperti zat asam, air kotor, detergen, dan alergi). Sementara itu, dermatitis kontak alergi dipicu oleh besi, karet, zat kimia, hingga baja. Penyakit ini akan membuat kulit pengidapnya terlihat kemerahan, gatal dan kering.

  1. Gangguan tulang dan otot

Hal ini biasanya disebabkan oleh posisi kerja yang kurang baik atau ergonomis, tekanan pada tulang dan sendi yang diterima terus menerus, dan getaran hebat dari alat kerja.

Tapi, biaya perawatan penyakit tersebut bisa ditanggung BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) lho. Syaratnya yaitu penyakit yang diderita harus disebabkan oleh paparan dari tempat kerja yang bisa dibuktikan melalui diagnosis dokter.

Selain akan mendapatkan bantuan layanan kesehatan, pekerja akan mendapat uang tunai. Sementara itu, apabila penyakit akibat kerja tersebut hingga menyebabkan kematian, maka anak dari pekerja bisa mendapatkan beasiswa pendidikan.

Jangan lupa untuk selalu waspada terhadap penyakit ya! Lindungi juga diri kamu dengan asuransi kecelakaan dan asuransi kesehatan dari Super You. Premi terjangkau mulai dari Rp 30 ribuan saja per bulan.